Efektivitas Kinerja Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kabupaten Nabire yang Berbasis Gender

Penulis

  • Sutriani B Universitas Kristen Indonesia Paulus Penulis
  • Kristian Hoegh Pride Lambe Universitas Kristen Indonesia Paulus Penulis
  • Corvis L. Rantererung Universitas Kristen Indonesia Paulus Penulis

DOI:

https://doi.org/10.1610/dfn75t27

Kata Kunci:

efektivitas kinerja, pengarusutamaan gender, DP3A, manajemen kinerja publik, perlindungan perempuan dan anak

Abstrak

Kekerasan berbasis gender terhadap perempuan dan anak masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Nabire yang menuntut kinerja organisasi publik yang efektif dan responsif gender. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas kinerja Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Nabire dalam mengimplementasikan program berbasis gender, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta merumuskan upaya peningkatan kinerja dalam kerangka pengarusutamaan gender. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap pejabat dan pegawai DP3A serta pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kinerja DP3A belum optimal, terutama dalam aspek perencanaan, monitoring dan evaluasi kinerja, serta koordinasi lintas sektor. Faktor internal seperti keterbatasan kompetensi dan jumlah sumber daya manusia, sistem monitoring yang belum terintegrasi, serta keterbatasan sarana prasarana menjadi hambatan utama. Sementara itu, faktor eksternal berupa kondisi sosial budaya masyarakat dan lemahnya sinergi antar lembaga turut memengaruhi capaian kinerja. Peningkatan efektivitas kinerja dilakukan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, perbaikan sistem monitoring kinerja, peningkatan koordinasi lintas sektor, serta penguatan komitmen kelembagaan terhadap prinsip pengarusutamaan gender. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan manajemen kinerja organisasi publik berbasis gender di tingkat daerah.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Braun, V., & Clarke, V. (2019). Reflecting on reflexive thematic analysis. Qualitative Research in Sport, Exercise and Health, 11(4), 589–597. https://doi.org/10.1080/2159676X.2019.1628806

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Etikan, I., Musa, S. A., & Alkassim, R. S. (2016). Comparison of convenience sampling and purposive sampling. American Journal of Theoretical and Applied Statistics, 5(1), 1–4. https://doi.org/10.11648/j.ajtas.20160501.11

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan. (2025). Catatan tahunan tentang kekerasan terhadap perempuan 2024. Komnas Perempuan.

Maqdliyan, M. A., & Setiawan, R. (2023). Organizational capacity and public sector performance: Evidence from local government institutions. Public Organization Review, 23(4), 945–963. https://doi.org/10.1007/s11115-023-00678-4

Mayasari, D., Dama, H., & Situmorang, R. (2025). Gender mainstreaming in public sector organizations: Challenges and institutional strategies. Journal of Organizational Studies and Social Environment, 4(1), 45–60.

Nowell, L. S., Norris, J. M., White, D. E., & Moules, N. J. (2017). Thematic analysis: Striving to meet the trustworthiness criteria. International Journal of Qualitative Methods, 16(1), 1–13. https://doi.org/10.1177/1609406917733847

Palinkas, L. A., Horwitz, S. M., Green, C. A., Wisdom, J. P., Duan, N., & Hoagwood, K. (2015). Purposeful sampling for qualitative data collection and analysis in mixed method implementation research. Administration and Policy in Mental Health and Mental Health Services Research, 42(5), 533–544. https://doi.org/10.1007/s10488-013-0528-y

Takayasa, R. (2023). Implementasi pengarusutamaan gender dalam kebijakan publik daerah. Jurnal Perempuan dan Wacana Publik, 18(2), 101–118.

Tracy, S. J. (2020). Qualitative research methods: Collecting evidence, crafting analysis, communicating impact (2nd ed.). Wiley-Blackwell.

United Nations Development Programme. (2021). Gender equality in public administration. UNDP.

United Nations Population Fund. (2025). The Indonesian national women’s life experience survey (SPHPN) 2024: Violence against women. UNFPA Indonesia.

Virani, S. (2023). Governance design and performance management in public organizations. Public Performance & Management Review, 46(3), 615–634. https://doi.org/10.1080/15309576.2023.2173649

Unduhan

Diterbitkan

10-02-2026

Cara Mengutip

Efektivitas Kinerja Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kabupaten Nabire yang Berbasis Gender. (2026). ECOHOLIC: Jurnal Ekonomi Holistic, 2(1), 149-155. https://doi.org/10.1610/dfn75t27

Artikel Serupa

1-10 dari 103

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.