Analisa Sifat Mekanik Baja Karbon S45C Dengan Perlakuan Tempering
Keywords:
heat treatment, suhu austenitisasi quenchingAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi suhu austenitisasi terhadap transformasi mikrostruktur dan kekerasan baja karbon S45C yang telah diberi perlakuan panas quenching dan tempering. Proses austenitisasi dilakukan pada tiga variasi suhu, yaitu 800 °C, 850 °C, dan 900 °C, dengan waktu tahan selama 30 menit, kemudian dilanjutkan proses quenching menggunakan media oli SAE 40. Setelah itu, spesimen diberi perlakuan tempering pada suhu 200 °C selama 30 menit dan didinginkan di udara bebas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variasi suhu austenitisasi memberikan pengaruh terhadap struktur mikro dan nilai kekerasan material. Pada suhu 800 °C, struktur mikro terdiri atas martensit yang mulai terbentuk, perlit, dan sedikit ferrit. Pada suhu 850 °C, struktur martensit terbentuk paling dominan dengan sedikit perlit dan hampir tanpa ferrit, menghasilkan nilai kekerasan tertinggi. Sedangkan pada suhu 900 °C, terjadi pertumbuhan butir berlebih dan munculnya kembali ferrit serta karbida sisa, yang menyebabkan penurunan kekerasan. Nilai kekerasan tertinggi diperoleh pada spesimen yang dipanaskan pada suhu 850 °C karena struktur martensit yang terbentuk secara optimal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa suhu austenitisasi 900 °C merupakan suhu paling efektif dalam membentuk struktur martensit dan meningkatkan kekerasan baja karbon S45C pada perlakuan quenching dan tempering.