Pemodelan Tarikan Pergerakan Pada Pasar Tradisional Mingguan Di Kota Palu (Studi Kasus Pasar Lasoani, Pasar Tipo, Dan Pasar Bulili)

Penulis

  • Muhdi Susilo Universitas Tadulako Penulis
  • Jurair Patunrangi Universitas Tadulako Penulis
  • Ratnasari Ramlan Universitas Tadulako Penulis

DOI:

https://doi.org/10.52722/rvf73p48

Kata Kunci:

Kota Palu, pasar tradisional mingguan, regresi linear berganda, stepwise regression, tarikan pergerakan

Abstrak

Pasar tradisional mingguan memiliki peran yang penting dalam sistem tata guna lahan dan menyebabkan tarikan pergerakan lalu lintas yang cukup tinggi di suatu kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pengunjung, menganalisis faktor yang memengaruhi tarikan pergerakan, dan mendapatkan model tarikan pergerakan pada tiga pasar tradisional mingguan di Kota Palu, yaitu Pasar Lasoani, Pasar Tipo, dan Pasar Bulili. Pada penelitian ini dilakukan pengambilan data primer dan data sekunder berupa peta Kota Palu, jam operasional pasar, dan denah lokasi studi. Metode pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan teknik sampling incidental, dengan jumlah sampel minimal 80 responden per lokasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan metode stepwise dibantu perangkat lunak Microsoft Excel, untuk memperoleh model terbaik berdasarkan tingkat signifikansi (P-value) dan nilai Adjusted R2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang memengaruhi tarikan pergerakan berbeda pada tiap pasar: Pasar Lasoani dipengaruhi oleh waktu tempuh dan biaya perjalanan dari rumah ke pasar; Pasar Bulili dipengaruhi oleh jumlah anggota keluarga, waktu tempuh, biaya perjalanan, dan biaya belanja; sedangkan Pasar Tipo dipengaruhi oleh pendapatan rata-rata rumah tangga per bulan dan waktu tempuh. Model tarikan pergerakan terbaik yang dihasilkan untuk Pasar Lasoani ialah Y = -0,024 + 0,568X4 + 0,164X5 (Adjusted R2 = 62,6%); Pasar Bulili ialah Y = 0,496 - 0,153X2 + 0,616X4 - 0,099X5 + 0,054X7 (Adjusted R2= 57,0%); dan untuk Pasar Tipo ialah Y = -0,187 + 0,183X1 + 0,612X4 (Adjusted R2 = 77,2%). Hasil ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah dan pengelola pasar dalam penataan kawasan pasar, khususnya terkait penyediaan lahan parkir dan pengaturan lalu lintas di sekitar pasar.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

[1] N. Sismita dan N. Suryadi, “Struktur Pasar Ideal Dan Realita: Kajian Dari Perspektif Ekonomi Islam," Jurnal Spektrum Ekonomi, pp. 158-165, 2025.

[2] D. P. Pameling, N. Faradea, G. Sari dan J. Hendra, “Pengaruh Pasar Modern Terhadap Pasar Tradisional Di Era Digital," Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, pp. 2655-710X, 2024.

[3] A. Winarno and Z. M. Alif, “Model Pasar Tradisional Urban," Jurnal ATRAT, p. V9/N3, 2021.

[4] Anugrah, S. Gusty and N. Desi, "Model Tarikan Pergerakan Transportasi Pada Pasar Lakessi Kota Parepare Trasisional," Seminar Nasional Riset dan Inovasi Teknologi (SEMNAS RISTEK) 2023, pp. 762-768, 2023.

[5] D. D. Wulandari, Analisis Strategi Pemasaran Pedagangan Di Pasar Tradisional Campurdarat TulungaungDitinjau Dari Perspektif Ekonomi Islam, Tulungagung: Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2020.

[6] S. Marwing, "Analisis Bangkitan Tarikan Pengunjung Minimarket Di Kota Makassar," Universitas Hasanuddin, Makassar, 2017.

[7] P. S. Amalia, "Analisis Model Tarikan Perjalanan Masyarakat Ke Kawasan Perdagangan Kota Medan (Pasar Kampung Lalang, Jalan Klambir Lima)," Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Medan, 2022.

[8] S. Sirait, "Analisis Tarikan Perjalanan Menuju Pasar Raya MMTC di Jalan William Iskandar Pasar V," Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Medan, 2020.

[9] Badwi, J. Patunrangi and A. Setiawan, "Model Bangkitan Perjalanan Penduduk Hunian Tetap (Studi Kasus Hunian Tetap Tondo)," Rekonstruksi Tadulako, vol. 5, no. 1, pp. 1-9, 2024.

[10] B. P. S. K. Palu, Kota Palu dalam Angka 2025, Palu: BPS Kota Palu, 2025.

[11] R. Amaliah, Analisis Ability to Pay dan Willingness to Pay Kereta Api Trans Sulawesi, Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2022.

[12] J. T. Roscoe, Fundamental Research Statistics for the Behavioral Sciences (2nd ed.), New York: Holt, Rinehart and Winston, 1982.

[13] S. T. Ndiva, D. A. Kurniawan, T. Audiyah, L. I. Ginting and F. Saumi, "Model Regresi Untuk Menganalisis Hubungan Antara Produksi Pala Dan Produksi Domestik Regioal Bruto Indonesia," Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh, vol. 5, p. 1, 2025.

[14] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta, 2017.

[15] S. M. Rumanama, E. R. Persulessy and Z. A. Leleury, "Pemilihan Model Regresi Terbaik Dengan Menggunakan Metode Stepwise (Studi Kasus: Data IPM Indonesia Tahun 2020)," Parameter : Jurnal Matematika, Statistika dan Terapan, pp. 69-79, 2022.

[16] M. H. Kutner, Nachtsheim, C. J., Neter, J. and Li, W., Applied linear statistical models (5th ed.)., New York: McGraw-Hill, 2005.

[17] I. Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS (Edisi 8), Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2016.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-31

Cara Mengutip

[1]
M. Susilo, J. Patunrangi, and Ratnasari Ramlan, “Pemodelan Tarikan Pergerakan Pada Pasar Tradisional Mingguan Di Kota Palu (Studi Kasus Pasar Lasoani, Pasar Tipo, Dan Pasar Bulili)”, PCEJ, vol. 8, no. 3, pp. 302–311, Aug. 2026, doi: 10.52722/rvf73p48.