Karakteristik Marshall Campuran AC-WC Menggunakan Batu Sungai Ilan Batu Kecamatan Walenrang Barat Kabupaten Luwu

Penulis

  • Rigel Ancenar Kent Universitas Kristen Indonesia Paulus Penulis

DOI:

https://doi.org/10.52722/120mp924

Kata Kunci:

AC-WC, Agregat, PengujianMarshall

Abstrak

Lapisan AC-WC sebagai lapisan teratas pada struktur perkerasan Jalan yang terpapar langsung oleh suhu, air dan beban roda kendaraan. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik Sungai Ilan Batu dalam campuran AC-WC. Metode uji karakteristik agregat halus dan kasar digunakan di penelitian ini, yang berpedoman pada standar Spesifikasi Umum Revisi 2 Bina Marga. Selanjutnya, penyusunan komposisi campuran (AC-WC) dirancang dan pengujian marshall digunakan guna mengevaluasi karakteristik campuran.  Untuk menilai campuran terhadap air, metode marshall immersion digunakan. Ini menghasilkan nilai stabilitas sisa Marshall. Data penelitian memperlihatkan karakteristik agregat dari Sungai Ilan Batu telah penuhi seluruh persyaratan spesifikasi teknis sebagai material untuk lapisan perkerasan jalan. Campuran AC-WC yang digunakan memuat agregat kasar sebesar 35,81%, agregat halus 52,98%, filler 5,21%, dan kadar aspal 6,00%. Berdasarkan hasil percobaan dengan rentang variasi kadar aspal 5,50% hingga 7,50%, disimpulkan kadar aspal optimum (KAO) untuk campuran ini sejumlah 6,00%. Hasil pengujian Marshall Immersion terhadap campuran pada KAO tersebut memperlihatkan nilai stabilitas sisa sebesar 66,20%.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

[1] Antoneta Runesi, Mauritius I. R Naikofi, ST., MT, Christiani C. Manubulu, ST., M. Eng, Stephanus Ola Demon, ST., MT, and Gregorius P. Usboko, ST., MT, “Analisis Pengaruh Variasi Bottom Ash Sebagai Pengganti Agregat Halus (Pasir) Dalam Campuran Lapis Aspal Beton (Laston) Asphalt Concrete-Wearing Course (Ac-Wc) Dengan Motede Marshall,” Konf. Nas. Tek. Sipil, vol. 2, no. 6, pp. 24–26, 2025, doi: 10.62603/konteks.v2i6.282.

[2] M. Ubaidillah and I. Sholichin, “Pengaruh Penambahan Abu Daun Bambu Sebagai Bahan Pengisi (Filler) Terhadap Karakteristik Marshall Pada Campuran Aspal Beton AC-WC,” J. Soc. Sci. Res., vol. 3, no. 3, pp. 8312–8332, 2023, [Online]. Available: https://j-innovative.org/index.php/Innovative

[3] A. D. Sandabunga, N. Ali, and R. Rachman, “Karakteristik Campuran SMA Kasar Menggunakan Batu Sungai Sa’dan Kecamatan Sesean Toraja Utara,” Paulus Civ. Eng. J., vol. 2, no. 4, pp. 282–288, 2021, doi: 10.52722/pcej.v2i4.186.

[4] I. Nofriandi, W. Alamsyah, and E. N. Lydia, “Studi Penambahan Variasi Campuran Plastik Jenis Hdpe Pada Campuran Aspal Penetrasi 60/70 Untuk Lapis Aus Ac-Wc,” J. Tek. Sipil, vol. 12, no. 2, pp. 116–123, 2023, doi: 10.24815/jts.v12i2.31207.

[5] A. Firda, B. Djohan, H. Jimmyanto, dan D. Febrianty, “Pengaruh Penambahan Plastik (Polyethylene Terephthalate) pada Campuran AC-WC (Asphalt Concrete – Wearing Course) terhadap Karakteristik Marshall,” Jurnal Deformasi, vol. 7, no. 2, pp. 127–144, 2022..

[6] E. Bunga, A. Alpius, and L. E. Radjawane, “Pemanfaatan Batu Gunung Bou Buya Kabupaten Poso Untuk Campuran Ac-Wc,” FROPIL (Forum Prof. Tek. Sipil), vol. 10, no. 1, pp. 10–17, 2022, doi: 10.33019/fropil.v10i1.2909.

[7] C. Kamba and R. Rachman, “Marshall Characteristics Test On Hot Rolled Sheet Base Combine Using Nickel Slag For Half Gap Graded,” Int. J. Innov. Sci. Eng. Technol., vol. 5, no. 3, pp. 14–19, 2018.

[8] N. Dirgahayu, R. Rachman, and Alpius, “Karakteristik Campuran AC-BC Yang Menggunakan Batu Sungai Sadang Kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang,” Paulus Civ. Eng. J., vol. 4, no. 1, pp. 109–114, 2022, doi: 10.52722/pcej.v4i1.383.

[9] R. H. Naqamukti, A. Suryadi, and U. R. Pudjowati, “Karakteristik Campuran Beton Aspal (Ac-Wc) Dengan Menggunakan Variasi Kadar Filler Limbah Gypsum,” J. Online Skripsi Manaj. Rekayasa Konstr., vol. 5, no. 4, pp. 99–108, 2024, doi: 10.33795/jos-mrk.v5i4.5848.

[10] H. A. Susanto, “Pengaruh Penggunaan Filler Pasir Besi Dan Semen Dalam Campuran Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC),” Techno (Jurnal Fak. Tek. Univ. Muhammadiyah Purwokerto), vol. 21, no. 1, p. 37, 2020, doi: 10.30595/techno.v21i1.7230.

[11] N. T, M. Mustakim, and I. Fadly, “Perbandingan Kinerja Marshall Pada Campuran Aspal AC-WC Menggunakan Plastik Polypropilene (PP) Dan Plastik High Density Polyethylene (HDPE),” Sultra Civ. Eng. J., vol. 5, no. 2, pp. 363–373, 2024, doi: 10.54297/sciej.v5i2.661.

[12] L. E. Radjawane, “Durabilitas Campuran AC-WC Menggunakan Batu Gunung Baba, Tana Toraja,” Rekayasa Sipil, vol. 17, no. 1, pp. 101–105, 2023, doi: 10.21776/ub.rekayasasipil.2023.017.01.14.

[13] R. N. Sasongko, “Perbandingan Penggunaan Filler Semen Dengan Filler Kapur Pada Karakteristik Campuran Ac-Wc Akibat Pengaruh Masa Perendaman Air,” J. Civ. Eng. Study, vol. 3, no. 01, pp. 103–114, 2023, doi: 10.34001/10.34001/ces.03012023.12.

[14] F. J. Jusuf, Alpius, and Elizabeth, “Studi Pemanfaatan Batu Sungai Sibangke Kabupaten Toraja Utara Pada Campuran SMA Kasar,” Paulus Civ. Eng. J., vol. 3, no. 1, pp. 106–112, 2021, doi: 10.52722/pcej.v3i1.213.

[15] R. Rachman, “Variasi Suhu Pemadatan Campuran Ac-Wc Menggunakan Batu Sungai Balusu Kabupaten Toraja Utara,” Matriks Tek. Sipil, vol. 9, no. 1, p. 23, 2021, doi: 10.20961/mateksi.v9i1.49248.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-30

Cara Mengutip

[1]
Rigel Ancenar Kent, “Karakteristik Marshall Campuran AC-WC Menggunakan Batu Sungai Ilan Batu Kecamatan Walenrang Barat Kabupaten Luwu”, PCEJ, vol. 8, no. 1, pp. 110–117, Mar. 2026, doi: 10.52722/120mp924.