Kajian Perubahan Pola Transportasi Sedimen Pesisir Pascagempa 2018 terhadap Fasilitas Tambatan Perahu di Teluk Palu
DOI:
https://doi.org/10.52722/antvrd93Kata Kunci:
Transport Sedimen, Hidrodinamika, Perubahan Garis Pantai, Teluk Palu, AkresiAbstrak
Gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Teluk Palu pada tahun 2018 menyebabkan perubahan morfologi dasar laut yang berpotensi mempengaruhi dinamika hidrodinamika serta transport sedimen di wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan pola transport sedimen pascabencana serta implikasinya terhadap kondisi pesisir dan fasilitas tambatan perahu di Pantai Talise, Teluk Palu. Metode penelitian dilakukan melalui pemodelan numerik hidrodinamika dan transport sedimen untuk memperoleh distribusi kecepatan arus, perubahan elevasi dasar laut (bed level change), serta perubahan garis pantai (shoreline change). Hasil simulasi menunjukkan bahwa kecepatan arus di wilayah kajian berkisar antara 0,002–0,018 m/s. Variasi nilai bed level change menunjukkan terjadinya proses erosi dan sedimentasi pada beberapa lokasi pengamatan. Hasil simulasi juga menunjukkan dominasi proses akresi di sepanjang Pantai Talise yang mengindikasikan adanya akumulasi sedimen di wilayah pesisir. Kondisi ini dapat meningkatkan stabilitas garis pantai, namun dalam jangka panjang berpotensi menyebabkan pendangkalan pada perairan dangkal di sekitar tambatan perahu. Selain dipengaruhi oleh perubahan batimetri akibat tsunami, dinamika transport sedimen di wilayah kajian juga dipengaruhi oleh keberadaan struktur pelindung pantai seperti revetment yang dapat mengubah distribusi energi gelombang dan pola sedimentasi.Unduhan
Referensi
[1] I. H. Hariyanto, “Analysis of Tsunami Wave Height Due to Submarine Landslide (Case Study: Palu Bay, Central Sulawesi),” Institut Teknologi Sepuluh November, 2020. [Online]. Available: http://repository.its.ac.id/id/eprint/77619
[2] F. R. Sri, Mubarak, and B. Yeeri, “Perubahan Pola Gelombang di Pantai Akibat Penambangan Pasir Laut,” Seminar Ilmiah Nasional Teknik Sipil Universitas Bosowa, 2017.
[3] E. H. Astuti, A. Ismanto, and S. Saputro, “Studi Pengaruh Gelombang Terhadap Transport Sedimen Di Perairan Timbulsloko Kabupaten Demak Jawa Tengah,” Jurnal Oseanografi, vol. 5, no. 1, pp. 77–85, 2016, [Online]. Available: http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jose
[4] B. A. Oakley, C. J. Murphy, K. K. Lee, R. J. Hollis, B. Caccioppoli, and J. W. King, “Sediment deposition following construction of a breakwater harbor: Point judith harbor of refuge, rhode island, usa,” J. Mar. Sci. Eng., vol. 8, no. 11, pp. 1–25, Nov. 2020, doi: 10.3390/jmse8110863.
[5] W. Wardana S, “Perencanaan Bangunan Pantai Seawall Tipe Rubble Mound Pada Pantai Tondo,” Universitas Tadulako, 2021.
[6] S. N. Akifa, Setiyawan, I. W. Sutapa, and A. Krestiadi, “Modeling of Sedimentation Patterns in Palu Bay, Indonesia After the Tsunami and Earthquake Disaster Using MIKE 21,” International Journal of Scientific Development and Research, vol. 8, no. 8, pp. 1186–1192, Aug. 2023.
[7] W. Setiaji, “Perubahan Garis Pantai Akibat Revetment di Teluk Palu,” Universitas Tadulako, Palu, 2024.
[8] R. Herman, A. Tanga, I. G. Tunas, M. G. Ishak, and A. Madman, “Characteristics of Sediment Transport After Morphological Changes at Palu Estuary, Sulawesi, Indonesia as The Impact of 2018 Tsunami,” International Journal of Integrated Engineering, vol. 14, no. 9, pp. 8–14, 2022, doi: 10.30880/ijie.2022.14.09.002.
[9] CERC, “SHORE PROTECTION MANUAL US Army,” Coastal Engineering, vol. 1, no. 4th ed., 2 Vol, p. 652, 1984, [Online]. Available: http://scholar.google.com/scholar?hl=en&btnG=Search&q=intitle:Shore+Protection+Manual#0
[10] K. E. L. Smith et al., “Evaluating the Influence of Constructed Subtidal Reefs on Marsh Shoreline Erosion, Sediment Deposition, and Wave Energy,” Estuaries and Coasts, vol. 48, no. 5, Sep. 2025, doi: 10.1007/s12237-025-01564-7.
[11] S. Qiu et al., “A review of latitudinal characteristics of sporadic sodium layers, including new results from the Chinese Meridian Project,” Earth. Sci. Rev., vol. 162, pp. 83–106, 2016, doi: https://doi.org/10.1016/j.earscirev.2016.07.004.
[12] M. I. Vousdoukas et al., “Sandy coastlines under threat of erosion,” Nat. Clim. Chang., vol. 10, no. 3, pp. 260–263, 2020, doi: 10.1038/s41558-020-0697-0.


