Analisis Laik Fungsi Jalan pada Ruas Jalan Daeng Ramang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar
DOI:
https://doi.org/10.52722/z3mt5498Keywords:
laik fungsi, ruas jalan, kategoriAbstract
Jalan Daeng Ramang terletak antara persimpangan jalan Perintis Kemerdekaan km 17 dan persimpangan jalan Pajjaiang. Sepanjang ruas yang ditinjau memiliki lebar lajur yang tidak seragam, fasilitas perlengkapan jalan tidak lengkap yakni rambu lalu lintas dan marka jalan. Uji laik fungsi jalan merupakan kelayakan dari fungsi jalan untuk mengetahui kondisi suatu ruas jalan apakah telah memenuhi persyaratan administratif dan persyaratan teknis, sehingga dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan fungsi laik teknis geometrik jalan dan teknis perlengkapan jalan. berdasarkan tata cara pelaksanaan uji laik fungsi jalan yang disebut dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 11/PRT/M/2010. Pada ruas jalan Daeng Ramang yang diteliti sepanjang 600 m dan dibagi menjadi 6 segmen. Diperoleh data teknis geometrik jalan yakni jalur lalu lintas, bukaan median dan saluran samping yang sudah sesuai persyaratan. Komponen yang tidak memenuhi persyaratan teknis geometrik jalan lebar median dan lebar bahu jalan. Data teknis perlengkapan jalan terdapat 3 segmen yang sudah memiliki rambu lalu lintas. Segmen 1 sampai Segmen 6 tidak terdapat marka jalan dan tidak ada persyaratan administratif yaitu SK jalan. Ruas jalan Daeng Ramang dapat dikategorikan tidak laik fungsi jalan (T), karena tidak memenuhi persyaratan teknis dan persyaratan administratif.
Downloads
References
[1] J. Adwang, “Analisa Uji Laik Fungsi Jalan (ULFJ) Pada Ruas Jalan Nasional Tumora (Bts. Kab. Parimo)–Tambrana Nomor Ruas 31 Km. 157+800 s.d. Km. 168+000 Provinsi Sulawesi Tengah,” J. Tekno, vol. 17, no. 74, hlm. 122–138, 2020, doi: https://doi.org/10.35793/jts.v18i74.28339.
[2] C. A. Darmawan, T. K. Sendow, dan L. G. J. Lalamentik, “Uji Laik Fungsi Jalan Secara Teknis Pada Ruas Jalan Sam Ratulangi Manado Dengan Nomor Ruas 033,” J. Tekno, vol. 22, no. 88, hlm. 1220–1229, 2024.
[3] A. M. Fitra, “Analisis Uji Laik Fungsi Jalan Aspek Teknis pada Ruas Jalan Nasional Tambu - Tompe Provinsi Sulawesi Tengah,” J. Civ. Eng. Plan., vol. 1, no. 2, hlm. 130–150, Des 2020, doi: 10.37253/jcep.v1i2.840.
[4] A. Arifin Porkas Lubis, A. Perwira Mulia, dan G. Cynthia Raphita Hasibuan, “Analisis Kelaikan Fungsi Jalan Menggunakan Metode AHP dan Maut pada Ruas Jalan A.H. Nasution (Medan) dan Jalan Ngumban Surbakti (Medan),” J. Syntax Admiration, vol. 4, no. 10, hlm. 2135–2145, Nov 2023, doi: 10.46799/jsa.v4i10.758.
[5] N. V. Kindangen, T. K. Sendow, dan J. E. Waani, “Uji Laik Fungsi Jalan Secara Teknis Pada Ruas Jalan Nasional Kauditan – Batas Kota Bitung Sulawesi Utara,” J. Tekno, vol. 22, no. 90, hlm. 1964–1972, 2024, doi: https://doi.org/10.35793/jts.v22i90.59022.
[6] L. I. R. Lefrandt, “Uji Laik Fungsi Jalan ruas Jalan Nasional Batas Kota Manado - Kota Tomohon STA 7+770-STA 26+966,” J. HPJI, vol. 8, no. 2, hlm. 113–122, Jul 2022, doi: 10.26593/jhpji.v8i2.5995.113-122.
[7] V. Mahardika, I. Irawati, D. A. P. Lestari, dan L. Anggraini, “Pendampingan Pendataan Uji Laik Fungsi Jalan Pada Dinas Perhubungan Kabupaten Pati,” Dedication J. Pengabdi. Masy., vol. 7, no. 1, hlm. 31–40, Mar 2023, doi: 10.31537/dedication.v7i1.1023.
[8] G. C. Moningkey, T. K. Sendow, dan L. G. J. Lalamentik, “Analisa Uji Laik Fungsi Jalan (ULFJ) Secara Teknis Untuk Ruas Jalan R. W. Monginsidi (Manado) Dengan Nomor Ruas 008,” J. Tekno, vol. 22, no. 88, hlm. 1256–1266, 2024, doi: https://doi.org/10.35793/jts.v22i88.56602.
[9] P. Muhammad, D. Priambodo, S. Sidjabat, dan S. Ariyaka, “Analisis Kuantitatif untuk Uji Laik Fungsi Jalan Teknis dan Kondisi Kelaikan Jalan,” J. Tek. Transp., vol. 1, no. 2, hlm. 137–155, Des 2020, doi: 10.54324/jtt.v1i2.540.
[10] M. A. Mundung, L. G. J. Lalamentik, dan M. R. E. Manoppo, “Analisis Uji Laik Fungsi Jalan Pada Ruas Jalan Nasional Dengan Fungsi Arteri Primer Studi Kasus Ruas Jalan Kawangkoan – Batas Minahasa/Minahasa Selatan,” J. Tekno, vol. 21, no. 85, hlm. 1636–1644, 2023, doi: https://doi.org/10.35793/jts.v21i85.50477.
[11] Y. Pasang, “Sertifikasi Uji Laik Fungsi Jalan (ULFJ) Pada Jalan Nasional Ruas Jalan Zero Point – Jalan Pierre Tendean Km 0+000 s.d. Km 0+150 Di Kota Manado,” J. Tekno, vol. 20, no. 80, hlm. 21–29, 2022.
[12] M. N. M. Sari dan A. Z. Prasetyo, “Analisis Uji Laik Fungsi Jalan Secara Teknis pada Jalan Jenderal Abdul Haris Nasution,” J. Politek. Medan, vol. 4, no. 1, hlm. 937–947, 2023, doi: https://doi.org/10.51510/konsep.v4i1.1234.
[13] T. S. Soeparyanto, R. Syah Nuhun, S. Alamsyah, S. H. Minsi, dan L. O. Dzariat, “Analisis Kelaikan Fungsi Jalan pada Bundaran Pesawat ke Lampu Merah Pasar Baru,” J. Tek. SIPIL CENDEKIA JTSC, vol. 5, no. 2, hlm. 1005–1017, Jul 2024, doi: 10.51988/jtsc.v5i2.202.
[14] Z. Zainudin, A. Gaus, dan I. Rauf, “Analisis Uji Laik Fungsi Jalan Berbasis Sistem Informasi Geografis (Studi Kasus : Ruas Jalan 40 kota Sofifi),” CLAPEYRON J. Ilm. Tek. Sipil, vol. 4, no. 2, Jan 2024, doi: 10.33387/clapeyron.v4i2.6933.
[15] N. P. Siriwa, T. K. Sendow, dan M. R. E. Manoppo, “Analisa Uji Laik Fungsi Jalan (ULFJ) Pada Ruas Jalan Batas Kota Tondano–Tomohon Dengan Nomor Ruas 028,” J. Tekno, vol. 20, no. 81, hlm. 343–351, 2022, doi: https://doi.org/10.35793/jts.v20i81.43357.


