Analisis Tingkat Kebisingan Akibat Aktivitas Lalu Lintas Di Ruas Perintis Kemerdekaan Km.10
DOI:
https://doi.org/10.52722/028zqt73Keywords:
Aktivitas lalu lintas, , kebisingan, kecepatanAbstract
Tingkat kebisingan lalu lintas meningkat akibat pesatnya pertumbuhan kendaraan bermotor di kawasan metropolitan, terutama di Jalan Perintis Kemerdekaan Km. 10, Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kebisingan yang dihasilkan dari kegiatan transportasi dengan baku mutu kebisingan lingkungan yang tercantum dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 48 Tahun 1996. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah Sound Level Meter (SLM), Speed Gun, dan survei lapangan selama tujuh hari. Berdasarkan hasil survei, tingkat kebisingan maksimum yang diperoleh adalah 86,80 dB(A), lebih tinggi dari ambang batas yang diizinkan yaitu 70 dB(A) untuk sektor perdagangan dan jasa. Analisis lebih lanjut menunjukkan adanya korelasi positif antara meningkatnya kecepatan lalu lintas dan proporsi kendaraan berat dengan tingginya tingkat kebisingan. Hasil penelitian ini menegaskan perlunya strategi pengendalian kebisingan, seperti pengaturan lalu lintas dan edukasi publik, terutama di wilayah padat aktivitas dan dekat dengan fasilitas pendidikan.
Downloads
References
[1] Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 48 Tahun 1996 Tentang Baku Tingkat Kebisingan.
[2] J. Tjandra, S. Thioritz, dan Mursalim, “Analisis Pengaruh Volume Lalulintas Terhadap Tingkat Kebisingan Kawasan Jalan Sungai Saddang Lama,” J. Media Tek. Sipil, vol. 2, no. 2, hlm. 31–39, Des 2024, doi: 10.56963/judiateks.v2i2.437.
[3] A. Zhafirah dan M. Y. Z. Siddiq, “Analisis Kebisingan Lalu Lintas Jalan Cimanuk Kabupaten Garut,” J. Tek. Sipil, vol. 19, no. 1, hlm. 27–37, Apr 2023, doi: 10.28932/jts.v19i1.5326.
[4] F. A. Alsey, “Analisis Tingkat Kebisingan Akibat Arus Lalu Lintas di Pemukiman Kota Pontianak (Studi Kasus: Pemukiman Sungai Raya dalam Kecamatan Pontianak Tenggara),” J. Teknol. Lingkung. Lahan Basah, vol. 5, no. 1, Feb 2017, doi: 10.26418/jtllb.v5i1.18543.
[5] M. Basri, I. Lakawa, dan S. Sulaiman, “Pengaruh Kebisingan Lalu Lintas Terhadap Ketergangguan Pegawai Kantor BKD PROVINSI SULAWESI TENGGARA,” Sultra Civ. Eng. J., vol. 1, no. 1, Jan 2020, doi: 10.54297/sciej.v1i1.51.
[6] D. Fortuna, M. Mahmud, dan Y. Kadir, “Analisis Tingkat Kebisingan Akibat Lalu Lintas Pada Kawasan Perkantoran dan Pendidikan di Kecamatan Kota Utara Kota Gorontalo,” Rekonstr. TADULAKO Civ. Eng. J. Res. Dev., hlm. 1–8, Agu 2022, doi: 10.22487/renstra.v3i2.432.
[7] D. P. Hardiani, E. Ruhaidani, dan E. Anggarini, “Analisis Tingkat Kebisingan Pada Kawasan Sekolah Dasar Negeri Pasar Lama I Kota Banjarmasin,” AGREGAT, vol. 7, no. 1, Mei 2022, doi: 10.30651/ag.v7i1.13337.
[8] M. Ferianita Fachrul, H. Yulinawati, dan . E., “Analisis Pengaruh Tingkat Kebisingan Lalulintas Terhadap Lingkungan Kampus A - Universitas Trisakti A Grogol, Jakarta Barat dan Masyarakat di Sekitarnya,” Indones. J. URBAN Environ. Technol., vol. 6, no. 2, hlm. 62, Sep 2016, doi: 10.25105/urbanenvirotech.v6i2.702.
[9] M. Kurnia, M. Isya, dan M. Zaki, “Tingkat Kebisingan yang Dihasilkan dari Aktivitas Transportasi (Studi Kasus Pada SEbagian Ruas Jalan: Manek Roo, Sisingamangaraja dan Gajah Mada Meulaboh),” J. Arsip Rekayasa Sipil Dan Perenc., vol. 1, no. 2, hlm. 1–9, Agu 2018, doi: 10.24815/jarsp.v1i2.10936.
[10] N. M. W. Pratiwi, P. Budiarnaya, R. E. Herlambanga, dan K. A. Ariana, “Analisa Pengaruh Volume Kendaraan dan Kecepatan Terhadap Tingkat Kebisingan Lalu Lintan di Jalan Cikuray, Garut,” Reinf. Rev. Civ. Eng. Stud. Manag., vol. 1, no. 2, hlm. 82–90, Nov 2022, doi: 10.38043/reinforcement.v1i2.4107.
[11] M. Almadhany dan F. Rosariawari, “Pemodelan Kebisingan Lalu Lintas BErdasarkan Volume Lalu Lintas Menggunakan Multiple Linear Regression pada Jalan Kedung Cowek Surabaya,” Envirous, vol. 2, no. 1, hlm. 101–105, Agu 2023, doi: 10.33005/envirous.v2i1.81.
[12] S. Zulkipli, “Pengaruh Volume Lalu Lintas Terhadap Tingkat Kebisingan Pada Jalan Bung Tomo Samarinda Seberang,” Kurva J. Keilmuan Dan Apl. Tek. Sipil, vol. 4, no. 2, hlm. 93, Feb 2017, doi: 10.31293/teknikd.v4i1.2493.
[13] S. Syaiful dan L. Akbar, “Analisis Pengaruh Kecepatan Lalu Lintas Terhadap Kebisingan yang Ditimbulkan Kendaraan Bermotor,” astonjadro, vol. 4, no. 1, hlm. 13, Jan 2020, doi: 10.32832/astonjadro.v4i1.818.
[14] S. Mutia dan D. Chandra, “Pengaruh Aktivtias Lalu Lintas Terhadap Tingkat Kebisingan Sekitar Tempat Inadah di Kecamatan Padang Barat (Studi Kasus: Masjid Mujahidin, Masjid Taqwa Muhammadiyah),” J. BUANA, vol. 7, no. 2, hlm. 488–498, Agu 2023, doi: 10.24036/buana.v7i2.3099.
[15] R. H. Waas dan V. Matitaputty, “Analisis Kinerja Lalu Lintas dan Tingkat Kebisingan Akibat Aktivitas Antar Jemput Sekolah di Masa New Normal (Studi Kasus : Ruas Jalan Dr. Siwabessy Ambon),” Publ. Ris. Orientasi Tek. Sipil Prot., vol. 5, no. 1, hlm. 13–20, Jun 2023, doi: 10.26740/proteksi.v5n1.p13-20.
[16] R. Andika, “Analisis Kinerja Simpang Tak Bersinyal untuk Meningkatkan Keselamatan dengan Pengaturan Ulang Waktu Siklus APILL di Simpang Empat Maya Kota Tegal,” J. Univers. Tech., vol. 1, no. 2, hlm. 84–95, Des 2022, doi: 10.58192/unitech.v1i2.413.


