Evaluasi Stabilitas Viskositas, pH, dan Karakteristik Organoleptik Sirup Obat Batuk pada Variasi Suhu Penyimpanan
DOI:
https://doi.org/10.63365/rzavyt70Kata Kunci:
sirup obat batuk, viskositas, pH, karakteristik organoleptik, suhu penyimpananAbstrak
Sirup obat batuk merupakan salah satu sediaan farmasi cair yang banyak digunakan karena kemudahan penggunaan dan tingkat penerimaan yang tinggi. Sirup obat batuk rentan mengalami perubahan mutu selama penyimpanan, terutama akibat pengaruh suhu. Perubahan tersebut dapat mempengaruhi stabilitas fisika, kimia, dan karakteristik organoleptik sediaan, yang berpengaruh terhadap kualitas dan penerimaan oleh pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi suhu penyimpanan terhadap perubahan viskositas dan pH, serta mengevaluasi perubahan karakteristik organoleptik yang meliputi warna, bentuk sediaan, bau atau aroma, dan rasa pada sediaan sirup obat batuk yang dipreparasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Sediaan sirup obat batuk dibuat dengan menggunakan Diphenhydramine hidroklorida sebagai zat aktif, kemudian disimpan selama satu bulan pada tiga kondisi suhu, yaitu 5 ºC, 25 ºC, dan 35 ºC, menggunakan wadah kaca transparan dan kaca gelap. Parameter stabilitas yang diuji meliputi viskositas, pH, dan karakteristik organoleptik. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan hasil pengujian pada masing-masing suhu penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu penyimpanan menyebabkan peningkatan viskositas dan penurunan pH sediaan sirup obat batuk. Evaluasi organoleptik menunjukkan bahwa suhu rendah lebih efektif dalam mempertahankan warna, bau atau aroma, dan rasa sediaan, sedangkan bentuk sediaan stabil pada seluruh variasi suhu. Penyimpanan pada suhu rendah memberikan stabilitas fisika, pH, dan karakteristik organoleptik yang lebih baik dibandingkan suhu yang lebih tinggi.