Formulasi Perekat Tapioka-Asam Sitrat dan Pengaruhnya terhadap Sifat Mekanik dan Fisik Papan Partikel Kayu Sengon

Authors

  • Dimas Wirayudha Ribawa univertsitas Kristen Indonesia Paulus Makassar Author
  • M. Saleh univertsitas Kristen Indonesia Paulus Makassar Author
  • Rosalia Sira Sarungallo univertsitas Kristen Indonesia Paulus Makassar Author

DOI:

https://doi.org/10.63365/mh4ve424

Keywords:

papan partikel, kayu sengon, tapioka, asam sitrat, bioadhesif

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh variasi komposisi serbuk kayu sengon, perekat tapioka, dan asam sitrat terhadap sifat mekanik dan fisik papan partikel, dengan fokus pada perubahan modulus elastisitas (MOE), modulus patah (MOR), kerapatan, daya serap air, dan pengembangan tebal. Formulasi papan partikel disiapkan dengan variasi fraksi serbuk kayu, perekat tapioka, serta penambahan asam sitrat 20 g dan satu perlakuan tanpa asam sitrat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sampel dengan fraksi perekat tertinggi (T4: 60% perekat dan 20 g asam sitrat) menghasilkan kinerja mekanik terbaik, dengan MOE 26.957,25 kg/cm2 dan MOR 109,17 kg/cm2 yang memenuhi persyaratan SNI. Penambahan asam sitrat berkontribusi terhadap peningkatan kekakuan matriks melalui pembentukan ikatan ester, yang terlihat pada MOE lebih tinggi dibandingkan sampel tanpa asam sitrat (T80). Sifat fisik, papan partikel dengan proporsi perekat tinggi menunjukkan kerapatan lebih besar, daya serap air lebih rendah, dan pengembangan tebal yang lebih kecil dibandingkan formulasi dengan perekat rendah. Formulasi perekat tapioka-asam sitrat menunjukkan potensi sebagai perekat berbasis biomassa untuk meningkatkan performa papan partikel kayu sengon.

Published

2025-08-26