Analisis Perbaikan Tegangan Ujung Menggunakan Tap Trafo dan Grounding Pada Gardu Distribusi di PT PLN (Persero) ULP Alas Sumbawa
DOI:
https://doi.org/10.63365/7pmjmp93Keywords:
Ground-ing, Tap Trafo, Tegangan Jatuh, Tegangan UjungAbstract
Penyaluran energi listrik oleh PT PLN (Persero) harus memenuhi standar kualitas dan efisiensi guna menjaga keandalan layanan kepada pelanggan. Salah satu tantangan utama dalam jaringan distribusi tegangan rendah (JTR) adalah terjadinya jatuh tegangan pada ujung jaringan. Kondisi ini menyebabkan turunnya kualitas layanan dan meningkatnya keluhan pelanggan, khususnya pada Gardu AL016 di ULP Alas Sumbawa dengan tegangan ujung kurang dari 207 V. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya perbaikan tegangan ujung melalui dua metode utama, yaitu pengaturan ulang tap pada transformator distribusi dan pemasangan sistem grounding pada ujung jaringan. Data diperoleh dari pengukuran di lapangan sebelum dan sesudah perbaikan, serta melalui Aplikasi Manajemen Gardu (AMG) milik PT PLN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan ulang tap trafo dari posisi 3 ke posisi 4 berhasil meningkatkan tegangan fasa-netral dari rata-rata 214,33 V menjadi 224,67 V. Selanjutnya, pemasangan grounding pada ujung JTR dapat meningkatkan tegangan mencapai 231,33 V. Tegangan di ujung jaringan yang di bawah 207 V meningkat menjadi rata-rata 216,33 V, dan secara keseluruhan menghasilkan kenaikan tegangan rata-rata sebesar 7,37%. Kedua metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas tegangan dan efisiensi distribusi.