Pengaruh Variasi Abu Bunga Pinus Dan CaCO₃ Sebagai Subtitusi Semen Pada Beton
DOI:
https://doi.org/10.52722/q6dzb281Keywords:
abu bunga pinus, CaCO3, kuat lentur, kuat tarik belah, kuat tekan.Abstract
Penelitian tentang teknologi konstruksi terus dikembangkan dengan tujuan dapat menghasilkan teknologi konstruksi yang tepat guna. Dalam penelitian ini menggunakan agregat yang bersumber dari Sungai Tanralili yang terletak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Kalsium karbonat (CaCO3) sebagai bahan subtitusi semen dan menambahkan abu bunga pinus sebagai aditif dalam campuran beton. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai kekuatan tekan, kekuatan tarik belah, dan kekuatan lentur beton yang mengandung kalsium karbonat dan abu bunga pinus. Metode Pengujian kuat tarik belah,kuat tekan, kuat lentur dilakukan pada benda uji umur 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa setelah 28 hari, hasil kekuatan tekan adalah sebagai berikut untuk variasi: (beton standar + 10% CaCO3) menghasilkan 26.580 MPa, (5% abu bunga pinus + 10% CaCO3) menghasilkan 27.360 MPa, (7,5% abu bunga pinus + 10% CaCO3) menghasilkan 26.242 MPa, dan (10% abu bunga pinus + 10% CaCO3) menghasilkan 24.246 MPa. Hasil uji kekuatan tarik belah menunjukkan nilai masing-masing sebesar 2,734 MPa, 2,923 MPa, 2,640 MPa, dan 2,498 MPa. Sedangkan untuk kekuatan lentur, hasilnya adalah 3,092 MPa, 3,146 MPa, 2,983 MPa, dan 2,766 MPa.
Downloads
References
[1] C. R. Putri, D. A. D.P., Dan H. Susila, “Analisis Pengaruh Penambahan Kalsium Karbonat (Caco3) Dan Cangkang Kerang Terhada Kuat Tekan Pada Low Cement Concrete (Lcc),” J. Civ. Eng. Infrastruct. Technol., Vol. 3, No. 2, Hlm. 1–8, Des 2024, Doi: 10.36728/Jceit.V3i2.4035.
[2] M. Fauzi, D. Arumningsih, Dan H. Susila, “Studi Kuat Tekan Beton Ringan Strukturaldengan Pemanfaatan Kalsium Karbonat (Caco3), Serbuk Batu Apung Dan Tetes Tebu (Molase),” J. Civ. Eng. Infrastruct. Technol., Vol. 4, No. 2, Hlm. 64–70, Des 2025, Doi: 10.36728/Jceit.V4i2.5864.
[3] N. R. Seru, J. Tanijaya, Dan L. Febriani, “Pengaruh Kalsium Karbonat (Caco3) Sebagai Bahan Substitusi Semen Pada Beton Mutu Tinggi,” Paulus Civ. Eng. J., Vol. 3, No. 1, Hlm. 70–75, Feb 2021, Doi: 10.52722/Pcej.V3i1.206.
[4] I. Junaidi, J. J. Ekaputri, S. Purnomo, Ign. H. Sumartono, W. Agustin, Dan Widi Astuti, “Aplikasi Mikroba Dalam Agregat Buatan Untuk Meningkatkan Kuat Tarik Belah Beton Mengandung Fly Ash,” J. Tek. Sipil, Vol. 16, No. 4, Hlm. 289–301, Mei 2022, Doi: 10.24002/Jts.V16i4.5677.
[5] Gunarso, D. A. Dian Purnamawanti, Dan Reki Arbianto, “Inovasi Eco-Friendly Self Compacting Concrete Menggunakan Serbuk Cangkang Telur, Serbuk Granit, Dan Limbah Beton Untuk Mengurangi Limbah Di Indonesia,” J. Tek. Sipil Dan Arsit., Vol. 29, No. 1, Hlm. 10–16, Jan 2024, Doi: 10.36728/Jtsa.V29i1.3027.
[6] G. Q. Rizquita, R. D. Kusdian, Dan B. A. Bakar, “Penelitian Uji Laboratorium Pengaruh Penggunaan Batu Apung Sebagai Substitusi Agregat Kasar Pada Campuran Beton Terhadap Workability Dan Kuat Tekan Beton,” Sist. Infrastruktur Tek. Sipil Simteks, Vol. 2, No. 1, Hlm. 108, Sep 2022, Doi: 10.32897/Simteks.V2i1.1541.
[7] S. R. Abdillah, S. Zulfikar, Dan Y. Prima, “Pengaruh Limbah Cangkang Kerang Sebagai Substitusi Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Beton,” J. Sipil Krisna, Vol. 9, No. 1, Hlm. 39–48, Apr 2023, Doi: 10.61488/Sipilkrisna.V9i1.250.
[8] E. Anggarini Dan D. P. Hardiani, “Pengaruh Penambahan Abu Terbang (Fly Ash) Sebagai Subtitusi Semen Terhadap Kuat Tekan Beton Mutu Normal 30 Mpa,” J. Kacapuri J. Keilmuan Tek. Sipil, Vol. 6, No. 1, Hlm. 51, Jul 2023, Doi: 10.31602/Jk.V6i1.11559.
[9] P. N. Aini, R. Roestaman, Dan E. Walujodjati, “Pengaruh Penggunaan Serbuk Kayu Sebagai Bahan Substitusi Agregat Halus Dalam Campuran Beton Dengan Bahan Tambah Superplasticizer,” J. Konstr., Vol. 19, No. 1, Hlm. 169–178, Des 2021, Doi: 10.33364/Konstruksi/V.19-1.902.
[10] E. M. Julmile, F. Phengkarsa, Dan S. R. Tonapa, “Pengaruh Silica Fume Dan Pecahan Batu Marmer Sebagai Bahan Subtitusi Pada Campuran Beton,” Paulus Civ. Eng. J., Vol. 5, No. 1, Hlm. 29–39, Mar 2023, Doi: 10.52722/Pcej.V5i1.588.
[11] M. Risal, J. Jasman, Dan H. Hamka, “Pengaruh Substitusi Agregat Halus Dengan Serbuk Kayu Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Lentur Beton,” J. Karajata Eng., Vol. 2, No. 2, Hlm. 31–37, Des 2022, Doi: 10.31850/Karajata.V2i2.1859.
[12] H. Riyana Dan E. Walujodjati, “Pengaruh Substitusi Sebagian Agregat Halus Dengan Abu Limbah Kulit Sapi Terhadap Kuat Tekan Beton,” J. Konstr., Vol. 20, No. 2, Hlm. 271–280, Nov 2022, Doi: 10.33364/Konstruksi/V.20-2.1210.
[13] A. D. Lestari, “Pengujian Kuat Tekan Pada Beton Dengan Limbah Marmer Sebagai Subtitusi Agregat Kasar,” Reka Buana J. Ilm. Tek. Sipil Dan Tek. Kim., Vol. 6, No. 1, Hlm. 61–69, Mar 2021, Doi: 10.33366/Rekabuana.V6i1.2263.
[14] D. Irawan Dan U. Khatulistiani, “Substitusi Agregat Kasar Menggunakan Pecahan Tempurung Kelapa Pada Campuran Beton Normal,” Axial J. Rekayasa Dan Manaj. Konstr., Vol. 9, No. 1, Hlm. 061, Apr 2021, Doi: 10.30742/Axial.V9i1.1703.
[15] A. Faqihuddin, Universitas Teknologi Sumbawa, E. Kurniati, Dan Universitas Teknologi Sumbawa, “Tinjauan Campuran Beton Normal Dengan Penggunaan Superplasticizer Sebagai Bahan Pengganti Air Sebesar 0%; 0,3%; 0;5% Dan 0,7% Berdasarkan Berat Semen,” J. Civ. Eng. Plan., Vol. 2, No. 1, Jun 2021, Doi: 10.37253/Jcep.V2i1.4389.


