Pengaruh Penambahan Limbah Beton pada Tanah terhadap Unconfined Compression Test

Authors

  • Firman A Due Rego Universitas Kristen Indonesia Paulus Author
  • Meeti Universitas Kristen Indonesia Paulus Author
  • Olan Jujun Sanggaria Universitas Kristen Indonesia Paulus Author

DOI:

https://doi.org/10.52722/7hptzb09

Keywords:

kuat tekan bebas, limbah beton, stabilitas

Abstract

One method of improving the quality of soil is stability, which can be accomplished by mechanical compaction.  Adding additives is another way to accomplish it.  The addition of concrete waste to the soil is one issue.  Concrete trash is frequently just buried or abandoned, which over time may have a detrimental effect on the environment.  Concrete waste was added to the soil as a soil-binding agent in order to stabilize the soil in this investigation.  Timbuseng Village, Pattalasang District, Gowa Regency, South Sulawesi, had a water content of 28.11% according to soil test data. The Unconfined Compression Test results for the addition of concrete waste used to stabilize clay soil with concrete waste, a soil located in Pangkabinanga, Pallangga District, Gowa Regency, South Sulawesi, show that the unconfined compressive strength test results and the concrete waste vs. qu (kg/cm2) graph for sample 1 (0% qu) are 0.088, 8% (0.102), 16% (0.132), and 24% (0.168). This test shows that each soil sample with a mixture of concrete waste experienced an increase in each variation, resulting in an increase in soil compressive strength, resulting in stronger soil.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] A. F. Mangelep dan R. M. Simanjuntak, “Analisis Pengaruh Penambahan Limbah Gipsum Pada Tanah Ekspansif Terhadap Potensi Pengembangan dan Nilai Kuat Tekan Menggunakan Uji Tekan Bebas,” J. Rekayasa Tek. Sipil Dan Lingkung. - Centech, vol. 1, no. 2, Hlm. 93–101, Okt 2020, Doi: 10.33541/Cen.V1i2.2138.

[2] C. Sari, I. L. K. Wong, Ddn H. A. I. Sopacua, “Korelasi Kuat Tekan Bebas (Uct) Dengan Kuat Geser Langsung (Direct Shear Test) Pada Tanah Lempung,” Paulus Civ. Eng. J., vol. 5, no. 2, Hlm. 359–369, Jun 2023, Doi: 10.52722/Pcej.V5i2.646.

[3] M. P. S. Harahap, D. W. Nasution, I. P. Hastuty, R. Roesyanto, dan A. Nuraliman, “Pengaruh Penambahan Abu Tandan Sawit Dan 12% Serbuk Cangkang Telur Terhadap Stabilisasi Tanah Lempung Ditinjau Dari Nilai CBR Dan Uct,” Blend Sains J. Tek., vol. 2, no. 2, Hlm. 156–167, Agu 2023, Doi: 10.56211/Blendsains.V2i2.328.

[4] E. Mina, R. I. Kusuma, dan J. Ridwan, “Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Pasir Laut Dan Pengaruhnya Terhadap Nilai Kuat Tekan Bebas (Studi Kasus :Jalan Mangkualam Kecamatan Cimanggu – Banten),” J. Fondasi, vol. 6, no. 2, Okt 2017, Doi: 10.36055/Jft.V6i2.2472.

[5] Y. Amran Dan D. Y. Pradana, “Parameter Nilai Kuat Tekan Bebas Tanah Terhadap Tingkat Kepadatan Tanah Lempung Ekspansif,” Tapak Teknol. Apl. Konstr. J. Program Studi Tek. Sipil, vol. 12, no. 2, Hlm. 166, Mei 2023, Doi: 10.24127/Tp.V12i2.2595.

[6] R. D. Susanti, D. Endriani, dan H. Thamrin, “Pemanfaatan Abu Cangkang Sawit Dan Semen Terhadap Tanah Lempung diUji Dengan Unconfined Compression Test,” Juripol, vol. 5, no. 2, Hlm. 134–144, Agu 2022, Doi: 10.33395/Juripol.V5i2.11700.

[7] L. T. Tangdialla, Meti, dan N. Y. Pangarungan, “Pengaruh Penambahan Fiber Pada Tanah Terhadap Nilai CBR,” Paulus Civ. Eng. J., vol. 5, no. 3, Hlm. 438–444, Sep 2023, Doi: 10.52722/Pcej.V5i3.707.

[8] A.Reno, F.Sarie, dan S. Gandi, “Pengaruh Penambahan Pasir Pada Tanah Lempung Terhadap Nilai Daya Dukung dan Kuat Tekan Bebas,” J. Tek. J. Teor. Dan Terap. Bid. Keteknikan, vol. 4, no. 1, Hlm. 63–72, Okt 2020, Doi: 10.52868/Jt.V4i1.2649.

[9] S. Syahril dan D. Kumalasari, “Stabilisasi Tanah Lempung Ekspansif dengan Menggunakan Vermikulit dan Lumpur Bledug Kuwu Terhadap Nilai Kuat Tekan Bebas,” J. Ilm. Rekayasa Sipil, vol. 18, no. 1, Hlm. 41–47, Apr 2021, Doi: 10.30630/Jirs.V18i1.499

[10] M. Anggraini Dan A. Saleh, “Stabilisasi Tanah Lempung Dengan Abu Tandan Kosong Kelapa Sawit Dan Semen Terhadap Kuat Tekan Bebas,” Sainstek E-J., Vol. 9, No. 2, Hlm. 108–115, Des 2021, Doi: 10.35583/Js.V9i2.182.

[11] I. Aribudiman, M. Ardana, dan I Partayana, “Analisis Perilaku Tanah Lempung Yang Distabilisasi Ionic Soil Stabilizer Bti-20 Untuk Subgrade Jalan,” Konf. Nas. Tek. Sipil Konteks, vol. 1, no. 6, Feb 2024, Doi: 10.62603/Konteks.V1i6.123.

[12] S. Siregar, dan F. Fatnanta, “Pengaruh Perubahan Kadar Air Terhadap Nilai Kuat Tekan Bebas Stabilisasi Tanah Cl-Ml dengan Semen,” Siklus J. Tek. Sipil, Vol. 4, No. 2, Hlm. 111–122, Okt 2018, Doi: 10.31849/Siklus.V4i2.1502.

[13] A. Gasruddin, “Pengujian Kuat Tekan Bebas (Unconfined Compression Test) Pada Stabilisasi Tanah Lunak Menggunakan Campuran Kapur Alam dan Abu Sekam Padi,” J. Media Inov. Tek. Sipil Unidayan, Vol. 7, No. 2, Hlm. 93–104, Okt 2018, Doi: 10.55340/Jmi.V7i2.609.

[14] S. F. Oktaviana, F. Sarie, dan O. Hendri, “Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Campuran Abu Ampas Tebu, Semen Portland, dan Abu Terbang Terhadap Kuat Geser Dan Daya Dukung Tanah,” J. Kacapuri J. Keilmuan Tek. Sipil, Vol. 4, No. 1, Hlm. 67, Jun 2021, Doi: 10.31602/Jk.V4i1.5119.

[15] D. W. Nasution, I. P. Hastuty, R. Roesyanto, dan S. Anisa, “Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Palm Oil Fuel Ash (Pofa) dan 20% Kapur Dolomit (Camg(Co3)2) Ditinjau Dari CBR Dan Kuat Tekan Bebas,” Blend Sains J. Tek., Vol. 2, No. 3, Hlm. 218–227, Des 2023, Doi: 10.56211/Blendsains.V2i3.397.

Downloads

Published

2026-03-01

How to Cite

[1]
Firman A Due Rego, Meeti, and O. J. Sanggaria, “Pengaruh Penambahan Limbah Beton pada Tanah terhadap Unconfined Compression Test”, PCEJ, vol. 8, no. 1, pp. 1–8, Mar. 2026, doi: 10.52722/7hptzb09.