ANALISIS BREAK EVEN POINT SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA WARUNG MAKAN SOLO BIRING ROMANG

Authors

  • Luis Miguel Timang Program Studi Manajemen, Universitas Kristen Indonesia Paulus Author

DOI:

https://doi.org/10.8844/xm9c5981

Keywords:

Break Even Point, Biaya, perencanaan laba, usaha mikrp, warung makan

Abstract

Warung makan merupakan salah satu bentuk usaha mikro yang memiliki tingkat persaingan tinggi dan membutuhkan perencanaan keuangan yang tepat agar dapat bertahan serta mencapai laba optimal. Warung Makan Solo Biring Romang sebagai usaha kuliner tradisional menghadapi tantangan dalam menentukan volume penjualan minimal, struktur biaya, dan target laba yang harus dicapai. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Break Even Point (BEP) sebagai alat perencanaan laba pada Warung Makan Solo Biring Romang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan mengidentifikasi biaya tetap, biaya variabel, harga jual, serta volume penjualan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis BEP mampu memberikan gambaran mengenai titik impas usaha dan target penjualan yang harus dicapai untuk memperoleh laba yang diinginkan. BEP juga dapat membantu pelaku usaha dalam mengambil keputusan terkait strategi harga, pengendalian biaya, dan perencanaan penjualan. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan analisis biaya dan titik impas dalam meningkatkan efektivitas perencanaan laba usaha mikro.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalia, N., & Sari, D. P. (2021). Pengaruh biaya variabel dan biaya tetap terhadap titik impas usaha mikro. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 12(3), 455–468.

Ardila, R. (2020). Analisis Break Even Point sebagai dasar perencanaan laba pada UMKM sektor kuliner. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 18(2), 134–142.

Cahyani, I. A., & Lestari, P. P. (2022). Penerapan analisis CVP sebagai alat perencanaan laba. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 10(1), 55–63.

Garrison, R. H., Noreen, E. W., & Brewer, P. C. (2019). Contribution margin behavior and break-even analysis. Journal of Management Accounting Research, 31(2), 112–125.

Gunawan, A., & Putri, R. (2020). Pengaruh struktur biaya terhadap profitabilitas usaha kecil. Jurnal Ilmiah Manajemen, 8(1), 77–88.

Hansen, D. R., & Mowen, M. M. (2018). Cost classification and managerial decision making. Management Accounting Review, 14(2), 210–225.

Hery. (2021). Pengaruh analisis biaya-volume-laba terhadap kinerja UMKM. Jurnal Akuntansi Bisnis, 6(4), 301–309.

Horngren, C. T., Datar, S. M., & Rajan, M. V. (2020). Determining cost behavior and break-even points in food industry SMEs. International Journal of Cost Accounting, 25(3), 244–259.

Kasmir. (2021). Perencanaan laba melalui pendekatan Break Even Point pada usaha kecil. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 15(1), 42–52.

Mulyadi. (2020). Analisis titik impas dalam perencanaan laba perusahaan kecil. Jurnal Akuntansi Indonesia, 9(2), 120–129.

Rahayu, S., & Dewi, A. (2020). Penerapan analisis biaya tetap dan biaya variabel pada UMKM. Jurnal Manajemen Usaha Mikro, 5(2), 88–95.

Riyanto, B. (2021). Hubungan biaya produksi dan volume penjualan terhadap laba. Jurnal Ekonomi Modern, 10(3), 231–240.

Sujarweni, V. W. (2020). Metode penelitian kuantitatif dalam studi UMKM. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis, 9(1), 12–21.

Sugiyono. (2021). Penerapan metode deskriptif kuantitatif dalam penelitian akuntansi. Jurnal Penelitian Sosial, 7(2), 65–74.

Published

2025-11-30

How to Cite

ANALISIS BREAK EVEN POINT SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA WARUNG MAKAN SOLO BIRING ROMANG. (2025). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Dan Bisnis Indonesia, 1(3), 11-19. https://doi.org/10.8844/xm9c5981