Strategi Pengelolaan dan Pengembangan Objek Wisata Pantai Gedo di Kabupaten Nabire
DOI:
https://doi.org/10.8844/6ewmhw27Keywords:
Pengelolaan Destinasi, Pengembangan Pariwisata, Pantai Gedo, 4A, SWOTAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi pengembangan Destinasi Wisata Pantai Gedo berdasarkan Attraction, Accessibility, Amenities, dan Ancillary Services (4A), mengidentifikasi faktor strategis internal dan eksternal, serta merumuskan strategi pengembangan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam terhadap 11 informan, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan pendekatan 4A dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Gedo memiliki daya tarik alam yang kuat, kawasan pesisir yang luas, peningkatan jumlah pengunjung, dikenal masyarakat, serta aktivitas ekonomi lokal. Namun, pengembangan masih terkendala aksesibilitas, keterbatasan fasilitas, kompetensi sumber daya manusia, SOP, zonasi, promosi digital, pengelolaan lingkungan, dan partisipasi masyarakat. Peluang pengembangan meliputi diversifikasi produk wisata, digitalisasi, pengembangan UMKM, ekowisata, event, dan kemitraan. Penelitian merekomendasikan strategi pertumbuhan terkendali dan berkelanjutan melalui penguatan tata kelola destinasi, fasilitas, SDM, keselamatan, lingkungan, pemasaran digital, diversifikasi wisata, dan pemberdayaan masyarakat.
Downloads
References
Ahmad, M., & Wilkins, S. (2025). Purposive sampling in qualitative research: A framework for the entire journey. Quality & Quantity, 59, 1461–1479. https://doi.org/10.1007/S11135-024-02022-5
Badan Pusat Statistik. (2025). Statistik kunjungan wisatawan mancanegara 2024. https://www.bps.go.id/id/publication/2025/03/20/a85d584df19ea65a5e2b3d0b/international-visitor-arrival-statistics-2024.html
Badan Pusat Statistik. (2026). Tourism satellite account Indonesia 2022–2024. https://www.bps.go.id/id/publication/2026/03/16/aa06ecfee0864e824b9a5f97/tourism-satellite-account-indonesia-2022-2024.html
Banne, Y., Saleh, H., & Djahid, J. (2025). Pengaruh pariwisata bahari terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Nabire: Studi kasus wisata Pantai Gedo. URSJ: Urban and Regional Studies Journal, 8(1), 179–189. https://doi.org/10.35965/ursj.v8i1.7630
Braun, V., & Clarke, V. (2021a). Can I use TA? Should I use TA? Should I not use TA? Comparing reflexive thematic analysis and other pattern-based qualitative analytic approaches. Counselling and Psychotherapy Research, 21(1), 37–47. https://doi.org/10.1002/capr.12360
Braun, V., & Clarke, V. (2021b). One size fits all? What counts as quality practice in (reflexive) thematic analysis? Qualitative Research in Psychology, 18(3), 328–352. https://doi.org/10.1080/14780887.2020.1769238
Handika, F., Ali, S., & Subagja, G. (2023). Pengaruh attraction, accessibility, amenities, dan ancillary terhadap kepuasan pengunjung pada Wisata Kopi Rigis Jaya di Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung. Jurnal Kompetitif Bisnis, 1(4), 12. https://jkb.fisip.unila.ac.id/index.php/jkb/article/view/365
Kawatak, S. Y., Walansendow, Y. A., & Repi, D. N. J. C. (2021). Strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan di Danau Mooat Sulawesi Utara dengan menggunakan analisis SWOT. Lensa Ekonomi, 11(1). https://doi.org/10.30862/lensa.v11i01.72
Kiger, M. E., & Varpio, L. (2020). Thematic analysis of qualitative data: AMEE Guide No. 131. Medical Teacher, 42(8), 846–854. https://doi.org/10.1080/0142159X.2020.1755030
Mallick, S. K., Rudra, S., & Samanta, R. (2020). Sustainable ecotourism development using SWOT and QSPM approach: A study on Rameswaram, Tamil Nadu. International Journal of Geoheritage and Parks, 8(3), 185–193. https://doi.org/10.1016/j.ijgeop.2020.06.001
Manege, M. M., & Rondonuwu, D. M. (2020). Pengembangan ekowisata di kawasan Pantai Nabire dan Pantai Gedo Kabupaten Nabire Papua. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 7(1), 30–39. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/spasial/article/view/27167
Millenia, J., Sulivinio, S., Rahmanita, M., & Osman, I. E. (2021). Strategi pengembangan wisata mangrove Desa Sedari berbasis analisis 4A (Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary Services). Jurnal Ilmiah Pariwisata, 26(3), 284–293. https://doi.org/10.30647/jip.v26i3.1584
Ningtiyas, E. A., & Alvianna, S. (2021). Analisis pengaruh attraction, accessibility, amenity, ancillary terhadap minat berkunjung wisatawan melalui loyalitas wisatawan sebagai variabel mediasi. Media Wisata, 19(1), 83–96. https://doi.org/10.36276/mws.v19i1.69
Prabawati, N. P. D. (2021). Desa Canggu, Bali sebuah basecamp bagi digital nomad? Identifikasi produk wisata berdasarkan 4 A (Attraction, Amenity, Accessibility, Ancilliary). Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 14(2), 91–108. https://doi.org/10.47608/jki.v14i22020.91-108
Priatmoko, S., Kabil, M., Purwoko, Y., & Dávid, L. D. (2021). Rethinking sustainable community-based tourism: A villager's point of view and case study in Pampang Village, Indonesia. Sustainability, 13(6), 3245. https://doi.org/10.3390/su13063245
Supardi, Lestari, Z. A., & Kurnia, O. (2022). Penerapan analisis SWOT dan pendekatan 4A sebagai strategi pengembangan destinasi wisata di Pulau Angso Duo Pariaman. Jurnal Mekar, 1(2), 51–56. https://doi.org/10.59193/jmr.v1i2.79
Tohopi, R., Ngabito, F. M., & Mukdin, N. B. (2025). Implementasi Community-Based Tourism sebagai strategi pembangunan pariwisata berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 11(1). https://doi.org/10.23887/jiis.v11i1.94077
Tsani, M. K., Harianto, S. P., Santoso, T., Masruri, N. W., & Winarno, G. D. (2021). Tourist assessment of tourist destination components: Attraction, amenities, accessibility, and ancillary service in tourism object of Liwa Botanical Garden. Jurnal Ilmu Kehutanan, 15(1), 13–27. https://doi.org/10.22146/jik.v15i1.1515
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ismi Palupi, Kristian Hoegh Pride Lambe, Yunus Sirante (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.