Kapasitas Aparatur Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam Penanganan Konflik Sosial di Kabupaten Teluk Bintuni

Authors

  • Kenny Rogerts Alexszander Kindewara Magister Manajemen, Universitas Kristen Indonesia Paulus, Makassar, Indonesia Author
  • Kristian Hoegh Pride Lambe Magister Manajemen, Universitas Kristen Indonesia Paulus, Makassar, Indonesia Author
  • Johannes Baptista Halik Magister Manajemen, Universitas Kristen Indonesia Paulus, Makassar, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.8844/n8cysh13

Keywords:

kapasitas aparatur, Kesbangpol, konflik sosial, manajemen konflik, kelembagaan

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kapasitas aparatur Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam penanganan konflik sosial di Kabupaten Teluk Bintuni serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari aparatur Kesbangpol, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan aparat keamanan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas aparatur Kesbangpol telah berjalan melalui fungsi deteksi dini konflik, pencegahan melalui sosialisasi dan dialog, serta penyelesaian konflik melalui mediasi dan koordinasi lintas sektor. Namun, kapasitas tersebut belum optimal karena dipengaruhi oleh keterbatasan sumber daya manusia, anggaran, luas wilayah, dan kondisi geografis. Faktor pendukung meliputi dukungan pemerintah daerah, sinergi dengan aparat keamanan, dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas kelembagaan, baik pada aspek individu, organisasi, maupun sistem, guna meningkatkan efektivitas penanganan konflik sosial di daerah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Baser, H., & Morgan, P. (2018). Capacity, change and performance: Study report. European Centre for Development Policy Management (ECDPM).

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Grindle, M. S. (2017). Politics and policy implementation in the Third World. Princeton University Press.

Kurniawan, T., Prasojo, E., & Gunadi. (2021). Bureaucratic reform and public service performance: Evidence from local governments in Indonesia. Public Policy and Administration, 20(3), 345–360.

Kvale, S., & Brinkmann, S. (2018). InterViews: Learning the craft of qualitative research interviewing (3rd ed.). SAGE Publications.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.

Maxwell, J. A. (2019). Qualitative research design: An interactive approach (3rd ed.). SAGE Publications.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Nowell, L. S., Norris, J. M., White, D. E., & Moules, N. J. (2017). Thematic analysis: Striving to meet the trustworthiness criteria. International Journal of Qualitative Methods, 16(1), 1–13. https://doi.org/10.1177/1609406917733847

Nugroho, R., & Sari, D. P. (2023). Institutional capacity in managing social conflict: Evidence from Indonesian local government. Jurnal Administrasi Publik, 19(2), 145–158.

OECD. (2020). States of fragility 2020. Organisation for Economic Co-operation and Development. https://doi.org/10.1787/ba7c22e7-en

Palinkas, L. A., Horwitz, S. M., Green, C. A., Wisdom, J. P., Duan, N., & Hoagwood, K. (2015). Purposeful sampling for qualitative data collection and analysis in mixed method implementation research. Administration and Policy in Mental Health and Mental Health Services Research, 42(5), 533–544. https://doi.org/10.1007/s10488-013-0528-y

Rahman, A., & Prasetyo, B. (2022). Collaborative governance in social conflict resolution at the local level. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 26(1), 67–80.

UNDP. (2019). Capacity development: A UNDP primer. United Nations Development Programme.

World Bank. (2021). Pathways for peace: Inclusive approaches to preventing violent conflict. World Bank Publications

Downloads

Published

2026-03-30

How to Cite

Kapasitas Aparatur Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam Penanganan Konflik Sosial di Kabupaten Teluk Bintuni. (2026). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Dan Bisnis Indonesia, 2(1), 92-101. https://doi.org/10.8844/n8cysh13